PATUT DISIMAK, SEJARAH ASAL USUL GAMELAN
donny
January 04, 2019
Gamelan adalah ensembel musik yang kebanyakan menonjolkan metalofon, gambang, gendang, dan gong.Istilah gamelan merujuk pada instrumennya / alatnya, yang mana merupakan satu kesatuan utuh yang diwujudkan dan dibunyikan bersama.
Kata Gamelan sendiri berasal dari bahasa Jawa gamel yang berarti memukul / menabuh, diikuti akhiran an yang menjadikannya kata benda.
Orkes gamelan kebanyakan terkandung di pulau Jawa, Madura, Bali, dan Lombok di Indonesia dalam berbagai type ukuran dan bentuk ensembel.
Di Bali dan Lombok selagi ini, dan di Jawa melalui abad ke-18, arti gong lebih diakui sinonim bersama dengan gamelan.
Kemunculan gamelan didahului bersama dengan budaya Hindu-Budha yang mendominasi Indonesia pada awal masa pencatatan sejarah, yang terhitung mewakili seni asli indonesia.
Instrumennya dikembangkan sampai bentuknya sampai seperti saat ini ini pada zaman Kerajaan Majapahit.
Dalam perbedaannya bersama dengan musik India, salah satu pengaruh ke-India-an dalam musik gamelan adalah bagaimana langkah menyanyikannya.
Dalam mitologi Jawa, gamelan dicipatakan oleh Sang Hyang Guru pada Era Saka, dewa yang menguasai semua tanah Jawa, bersama dengan istana di gunung Mahendra di Medangkamulan (sekarang Gunung Lawu).
Sang Hyang Guru pertama-tama menciptakan gong untuk memanggil para dewa.
Untuk pesan yang lebih spesifik kemudian menciptakan dua gong, selanjutnya pada akhirnya terbentuk set gamelan.
Gambaran perihal alat musik ensembel pertama ditemukan di Candi Borobudur, Magelang Jawa Tengah, yang udah berdiri sejak abad ke-8.
Alat musik umpama suling bambu, lonceng, kendhang dalam berbagai ukuran, kecapi, alat musik berdawai yang digesek dan dipetik, ditemukan dalam relief tersebut.
Namun, sedikit ditemukan elemen alat musik logamnya.
Bagaimanapun, relief perihal alat musik tersebut dikatakan sebagai asal mula gamelan.
Penalaan dan pembuatan orkes gamelan adalah suatu proses yang kompleks.
Gamelan menggunakan empat langkah penalaan, yaitu sléndro, pélog, "Degung" (khusus daerah Sunda, atau Jawa Barat), dan "madenda" (juga dikenal sebagai diatonis, serupa seperti skala minor asli yang banyak dipakai di Eropa.
Musik Gamelan merupakan kombinasi pengaruh seni luar negeri yang berbagai ragam.
Kaitan not suara dari Cina, instrumen musik dari Asia Tenggara, drum band dan gerakkan musik dari India, bowed string dari daerah Timur Tengah, apalagi type militer Eropa yang kami dengar pada musik tradisional Jawa dan Bali saat ini ini.
Interaksi komponen yang sarat bersama dengan melodi, irama dan warna suara mempertahankan kejayaan musik orkes gamelan Bali.
Pilar-pilar musik ini menyatukan berbagai sifat komunitas pedesaan Bali yang jadi tatanan musik khas yang merupakan anggota yang tidak mampu dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.
jenis'' gamelan :
* Gamelan Jawa
* Gamelan Bali
* Gamelan Sunda
* Gamelan Banyuwangi
* Gamelan Banjar
* Gamelan Kutai
* Gamelan Sasak
* Gambang Kromong
* Gambang Semarang
* Gamelan Amerika (American Gamelan)
No comments :
Post a Comment
Leave A Comment...