SEJARAH CIKAL BAKAL PESAWAT TERBANG
donny
January 04, 2019
Cikal Bakal pesawat terbang di perkenalkan pertama kali oleh Armen Firman, ilmuwan muslim yang hidup terhadap jaman kekhalifahan Muhammad Amir bin Abdurrahman di Cordoba, Spanyol.Pada musim gugur th. 852 Armen lakukan uji coba bersama dengan langkah terjun melayang gunakan jubah dari menara di Cordoba.
Uji coba itu terjadi mulus.
Armen hanya mengalami luka-luka ringan, gara-gara sayap pesawatnya mampu menghindar hembusan angin musim gugur.
Sejarah itu disaksikan oleh banyak ilmuwan musliam lainnya, tidak benar seorang diantaranya adalah Abul Qasim Abbas ibn Firnas, seorang ilmuwan muda murid Abul Hasan Ali bin Nafi' (Ziryab sang burung hitam).
Ibn Firnas benar-benar terkesan bersama dengan aksi Armen, lalu menjadi lakukan penelitian mengenai dunia penerbangan.
Pada th. 875, Ibn Firnas menciptakan rancangan pesawat terbangnya sendiri dan lakukan percobaan di menara di Cordoba.
Sore itu di th. 875, Ibn Firnas menimbulkan tidak cukup dari dua belas orang masyarakat Cordoba untuk berkumpul di sebuah bukit di Andalusia, Spanyol, memandang uji coba yang disebutnya bersama dengan "terbang layaknya burung" di mana ia akan terjun dari sebuah menara di sebuah lembah.
Kepada mereka Ibnu Firnas mempertunjukkan putaran baling-baling pesawatnya, lalu dua bagian sayap burung yang berkait bersama dengan kaki dan lengannya.
Setelah itu, Firnas naik ke menara lalu melompat. Hasilnya, Firnas jatuh dan mengalami luka-luka.
Firnas memperbaiki sayap-sayap pesawatnya, lalu naik lagi bersama dengan ketinggian yang di tambah.
Pada penerbangan kedua, Ibnu Firnas berhasil melayang di atas ketinggian beberapa ratus kaki, berputar-putar lalu membumbung tinggi, layaknya yang dikatakannya sebagai "terbang layaknya burung".
Mu'min Ibn Said, seorang penyair yang hidup sejaman bersama dengan Firnas mencatat aksi Firnas bersama dengan kata-katanya:
Firnas terbang lebih cepat daripada burung poenix, ketika ia mengenakan bulu-bulu dibadannya layaknya burung manyar.
Setelah Ibn Firnas, percobaan di dunia penerbangan dilakukan terhadap th. 1003 oleh Farabi Ismail Al-Jauhari, seorang guru asal Iran yang menyukai tata bahasa Arab.
Al Jauhari gunakan pesawat terbang tak di kenal yang diluncurkannya dari atas atap masjid tua Nishabur di Khurasan, Turkistan.
Pada th. 1162, selagi berkecamuk perang salib, para tentara muslim sudah gunakan pesawat terbang untuk lakukan serangan.
Para Saracen (Muslim zaman perang salib) berdiri di atas Hippodrome Constantinople bersama dengan sebuah peralatan terbang layaknya jubah.
Marco Polo dalam sebuah perjalanannya mencatat aksi terbang layang di Asia Timur.
Bagi Marco itu sebuah aksi yang misterius yang teka-tekinya tidak terungkap sampai terhadap abad 16 Leonardo Da Vinci coba memecahkan teka-teki pesawat terbang yang diperkenalkan Ibn Firnas.
Da Vinci menjadi terkunci bersama dengan misteri burung-burung sampai genius Italia itu lakukan pembedahan terhadap unggas yang menghasilkan rancangan mesin terbang yang diikatkan di punggung seorang laki-laki.
Setelah Da Vinci, percobaan penerbangan yang lebih moderen dan berhasil dilakukan oleh Hezarfen Ahmed Celebi, pilot Turki paling populer terhadap jaman Khalifah Usmani di bawah pemerintahan Sultan Murad IV.
Diilhami rancangan Da Vinci, bersama dengan mengoreksi beberapa bagian dan sistim keseimbangannya, Hezarfen mengambil pelajaran burung rajawali.
Setelah lakukan sembilan kali percobaan, Hezarfen mendapatkan formula yang tepat untuk sayap pesawatnya.
Pada th. 1638, bersama dengan ketinggian 183 kaki dari Galata Tower di dekat Bosporus Istambul, Hezarfen lakukan uji coba penerbangan.
Hezarfen terbang menuju Uskudar lalu berbelok ke Bosporus, dan sukses! Hezarfen mendarat mulus di sebuah tempat di Borporus.
Peristiwa ini di rekam oleh Evliya Celebi, seorang turis, yang lantas menulis kesaksiannya dalam bukunya Seyahatname (Catatan perjalanan).
Prototipe pesawat Hezarfen inilah yang 200 th. lantas menjadi bahan percobaan di tempat lain oleh Wright Bersaudara terhadap bulan Desember 1903.
Lima Puluh th. setelah Hezarfen mencatat sukses, saudaranya Ladari Hasan Celebi, mendapatkan roket berawak yang diluncurkannya bersama dengan gunakan 300 pon serbuk mesiu.
Pesawat terbang yang lebih berat dari udara diterbangkan pertama kali oleh Wright Bersaudara (Orville Wright dan Wilbur Wright) bersama dengan gunakan pesawat rancangan sendiri yang dinamakan Flyer yang diluncurkan terhadap th. 1903 di Amerika Serikat.
Selain Wright bersaudara, tercatat beberapa penemu pesawat lain yang mendapatkan pesawat terbang pada lain Samuel F Cody yang lakukan aksinya di lapangan Fanborough, Inggris th. 1910.
Sedangkan untuk pesawat yang lebih enteng dari udara sudah terbang jauh sebelumnya.
Penerbangan pertama kalinya bersama dengan gunakan balon udara panas yang ditemukan seorang berkebangsaaan Perancis bernama Joseph Montgolfier dan Etiene Montgolfier terjadi terhadap th. 1782, lantas dilengkapi seorang Jerman yang bernama Ferdinand von Zeppelin bersama dengan memodifikasi balon berbentuk cerutu yang digunakan untuk mempunyai penumpang dan barang terhadap th. 1900.
Pada th. th. selanjutnya balon Zeppelin mengusai pengangkutan udara sampai musibah kapal Zeppelin terhadap perjalanan trans-Atlantik di New Jersey 1936 yang menandai berakhirnya jaman Zeppelin kendati tetap dipakai menjelang Perang Dunia II.
Setelah zaman Wright, pesawat terbang banyak mengalami modifikasi baik dari rancang bangun, wujud dan mesin pesawat untuk memenuhi keperluan transportasi udara.
Pesawat komersial yang lebih besar dibuat terhadap th. 1949 bernama Bristol Brabazon.
Sampai saat ini pesawat penumpang terbesar di dunia di buat oleh airbus industrie dari eropa bersama dengan pesawat A380.
diambil dari majlisdzikrullahpekojan.org dan Wikipedia
No comments :
Post a Comment
Leave A Comment...